Mr Bas

8 Mei 2014

on lagee

Filed under: Menjalankan Usaha — ......Mr Bas @ 3:21 AM
Tags: ,

On lagee,, maaf pembaca sekalian luaamma aku ga memposting tulisan,,, udah kangen sebenere tapi user name asword nya lupa..hehe….anneh ya..

sebenarnya Banyak ide dikepala yang seharusnya tertumpah disini biar ada manfaatnya bagi kita semua… .. baiklah di uraikan satu persatu,
akan saya mulai dengan dunia usaha kecil (UKM) terutama menyangkut menejemen…
berdasarkan pengalaman pribadi terutama akan saya mulai dari strategi perekrutan calon karyawan. satu hal yang sederhana tapi kekurangcermatan akan berdampak stagnan usaha/mandeg, rugi atau bahkan ‘berbahaya’ ,bangkrut…

Menurut seorang pakar menejemen , usaha yang ingin melaju cepat harus memiliki karyawan karyawan yang hebat hebat di kategorinya, sehingga memenangkan setiap kompetisi. karyawan yang hebat bisa dengan cepat melakukan pekerjaan dan cepat pula melakukan inovasi inovasi yang diperlukan, akan tetapi karyawan yang hebat akan banyak tuntutan, mudah lepas/keluar dan mudah menjadi pesaing kita dikemudian hari jika kita tidak pintar memenej nya.
cara merekrut karyawan juga perlu diperhitungkan, karena berpengaruh terhadap cakupan kualifisikasi calon karyawan. maksudnya semakin banyak calon karyawan akan memberikan banyak alternatif karyawan yang dapat kita pilih sesuai yang kita inginkan.

ada beberapa alternatif cara mendapatkan karyawan yang, sering dilakukan:
1 pasang lowongan lewat media, offline maupun online
2 lewat karyawan yang udah ada
3.Dari saudara/ teman
4.Dari mantan peserta peserta magang.

Dari kelima cara tersebu ttentu ada kukurangan dan kelebihan, maka perlu disesuaikn jenis dan skala usahanya.
cara pertama biasa dilakukan oleh perusahaan yang telah cukup mapan dan punya kemampuan yang finansial/dana yang cukup. cara cara pada poin berikutnya coba anda pikirkan sendiri saya kira anda bisa menerkanya.

Bagi usaha yang pada taraf taraf awal berdirinya dan sekala usaha yang tidak terlalu besar biasanya ada dilema dalam menentukan karyawan, antara, apakah kita mendidik karyawan yang belum mahir untnuk di kader dengan harapan mereka akan menjadi loyal sementara gaji tidak terlalu besar,, ataukah kita pilih saja karyawan karyawan yang sudah siap pakai, yang tentunya gaji yang akan kita keluarkan tentu lebih besar, dan langsung tancap gas bisa bekerja…

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: