Mr Bas

12 Juni 2009

Belajar manajemen dari kasus Prita

Filed under: Menjalankan Usaha — ......Mr Bas @ 2:17 AM
Tags:

Saya tertarik untuk membahas kasus Prita karena kelihatannya masih banyak kalangan bloger yang menentang penahanan atas Prita tanpa terlebih dahulu membaca bagaimana bunyi email yang dikirimkan Prita ke milis termaksud.

Apakah betul Prita tidak melanggar UU ITE? Saya sendiri tidak berani mengatakan Prita bersalah atau tidak. Jika saya baca emailnya, ada beberapa poin yang sepertinya memang berpotensi terjerat delik dalam UU ITE. Berikut ini di antarayang prita tulis:

Bila anda berobat, berhati-hatilah dengan kemewahan RS dan title International karena semakin mewah RS dan semakin pintar dokter maka semakin sering uji coba pasien, penjualan obat dan suntikan.

Kata-kata “uji-coba pasien”, “penjualan obat dan suntikan” adalah tuduhan yang belum teruji di pengadilan. Buat sebuah rumah sakit, tuduhan seperti ini tentu amat berat konsekuensinya. Kita mesti berhati-hati menggunakan kata-kata ini.

Prolog yang diatas tidak akan saya lanjutkan, karena benar salahnya Prita dan juga pihak RS, biarlah Pengadilan yang menilai. Bagi saya terlepas dari judge -benar salah tersebut, kasus ini secara manajemen bisnis juga menarik minat saya untuk menganalisa. dalam hal ini saya mencoba berada dipihak managemen RS OMni, bukan dalam arti membela, tetapi lebih memposisikan, jika saya adalah pengelola RS.

Selaku manajemen RS seharusnya lah tidak melulu berfikir sakit hati karena telah dipermalukan seorang ‘kecil’  Prita , lalu dengan gagah perkasa, merasa punya kekuasaan materi dan kebesarannya kemudian menuntut prita di pengadilan, akan tetapi, suda tentu banyak orang akan berpikir , “tak ada asap tanpa api”, artinya apa yang dikatakan prita merupakan bukti kekecewaannya atas pelayanan rumah sakit sekelas OMni, dan ini tentu fakta. Jika kemudian Prita secara melanggar hukum menulis dengan menjelek-jelekkan RS Omni, ini perkara lain yang harus ditanggapi secara bijak oleh pihak manajemen yang tentunya secara panjang lebar harus dipikirkan untung ruginya kedepan buat pihak RS, ketimbang berpikir dengan emotional karena sakit hati.

Bagi pebisnis, segala sesuatu kasus dalam bisnisnya harus diubah menjadi opini positif walaupun semula negatif, maksudnya??…bisa menyimak contoh kasus berikut:

Merubah citra negatif menjadi positip , telah dilakukan pengusaha Bob Sadino pada awal bisnis telurnya. Dalam kemasan telur nya ditulis ” jaminan kualitas kami, jika ada telur yang kami kemas, ada yang kurang baik atau rusak, maka akan kami ganti dengan yang baik tiga kali lipat”. Nah selama berbulan bulan ternyata memang tidak ada yang komplin karena memang belum ditemukan telur jelek dikemasannya, lalu dengan berani, perusahaan bob dengan sengaja memasukkan telur jelek di kemasannya. dan bisa ditebak , komplin akan muncul. lalu…

Telur busuk ditemukan didalam kemasan bergaransi begitu, tentu adalah citra negatif, tetapi dengan sportif ( kalau perlu mengundang wartawan ya..) semua janjinya untuk mengganti dengan 3x lipat dilakukannya bahkan 5x lipat. Kesan tindakan sportif inilah yang kemudian melambungkan brand telur tersebut dan menutup citra yang semula negatif. Sportifitas telah mengubah dan membalikkan citra.

Kenapa pihak rumah sakit omni tidak melakukannya????? dan malah melakukan tindakan hukum yang juga menyita banyak pendananaan? kenapa tidak memanggil Prita saja lalu memberi ganti rugi atau permintaan maaf ?

Saya yakin jika pihak RS meminta maaf kepada prita dengan lapang dada, tidak akan menjatuhkan wibawanya, bahkan saya yakin berikutnya prita akan menulis di FB ” terimakasih atas ganti rugi pihak RS omni dan….” atau kalimat sejenisnya.

Disinilah menurut saya “ego besar” dalam manajemen selayaknya dipinggirkan. Jangan memandang , besar kecil kliennya secara materialistik. lihat jauh kedepan, ingat !! detil detil kecil dalam bisnis sangat penting.

bagaimana menurut anda?

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: