Mr Bas

5 Juni 2009

Memasarkan Diri, Membuat citra Diri

Filed under: Pribadi Sukses — ......Mr Bas @ 12:40 AM
Tags:

Maksud saya memasarkan diri disini, bukan menjual diri loh, ntar you kira saya mengajarkan me-lacur-kan diri, …bukan, yang saya maksud adalah menawarkan diri supaya kita diterima oleh perusahaan atau rekanan usaha. Kayak orang jualan lazimnya, seorang salesman biasa melakukan Bullshitting dengan mengatakan barang yang dijualnya sangat sangat bagus, bahkan sering dibumbui dengan rayuan gombal! Atau sebaliknya, usaha untuk membuat prospek menjadi kasihan terhadap dirinya, karena target belum tercapai misalnya. Kalau anda melakukan hal ini dalam rangka memasarkan diri ini adalah fatal. Seorang interviewer biasanya jauh lebih siap secara mental, Dia yang menentukan pilihan dari sekian banyak pelamar yang akan diterimanya. Karena itu pelamar yang kurang berpengalaman akan berada pada posisi underdog. Dalam hal seperti ini omong gedhe anda walaupun didengarkan belum tentu di terima oleh sang interviewer. Bagaimana dengan strategi ‘kasiani saya….tolong diterima..dll” ? ini juga sama fatalnya. Jika kita jual barang, boleh jadi pembeli membeli bukan karena butuh, tapi karena kasihan pada si penjual lalu mungkin barang yang ia beli diberikan ke orang lain,… lah ini calon karyawan…gak bisa dong menaruhnya begitu saja atau memberikannya kepada orang lain setelah dipilih?.

Memasarkan diri berbeda arti dengan mempromosikan diri. Promosi adalah bagian kecil dari pemasaran. mempromosikan diri secara berlebihan akan kelihatan seperti orang jualan obat, ada banyak cara untuk melakukan pemasaran secara terpadu.

Jangan ragu untuk mengatakan bahwa anda perlu melakukan pemasaran diri.

Pandanglah anda sebagai seorag player yang bersaing dengan pemain lain untuk mendapatkan pelanggan dan memuaskannya. anda harus tahu siapa pesaing anda, dan sebagai pelanggan anda adalah tentu perusahaan yang sedang anda lamar, terpenting adalah anda harus mampu memenuhi Kebutuhan, Kemauan dan bahkan ekspektasi pelanggan.

Cari tahu siapa yang orang dikaryawan tersebut yang paling berpengaruh dalam penerimaan karyawan.

Lakukan differensiasi diri, supaya diri kita dipandang beda dengan pelamar-pelamar yang lain.

Artikel terkait

1 Komentar »

  1. Mediferensiasikan diri..
    saya akhirnya pernah mencoba, di saat peringkat di antara rekan2 lain mulai melorot dan terancam tidak lulus kontrak..
    apa yang dilakukan? kenali kelebihan dan ekspose kelebihan..cukup..
    buat saya jangan coba mendiferensiasikan diri melalui keahlian yang tidak dipunyai..semisal mencoba mengolah data dengan excel, padahal fungsi excel yang dikuasai sedikit..sedikit kelebihan bisa bernilai tinggi kalau tepat menggunakan..

    Komentar oleh romailprincipe — 5 Juni 2009 @ 12:54 AM | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: