Mr Bas

22 Mei 2009

Tip Membangun Merk Lokal

Filed under: Menjalankan Usaha — ......Mr Bas @ 11:23 PM
Tags:

bola-duniaAwalnya saya seperti tak percaya bahwa sepatu yang laing banyak beredar dipasar dunia itu, paling banyak di produksi di Indonesia. Kehadiran Nike di indonesia tentu membuat kita senang karena menjadi salah satu solusi mengurangi pengangguran, namun sekaligus membuat prihatin karena toh akhirnya yang laing banyak menarik keuntungan dari usaha tersebut bukanlah kita tetapi adalah sang pemilik merk. Lihat saja, sebelum krisis, biaya pembuatan/ongkos produksi satu buah sepatu Nike hanya US$ 10, dan kemudian dijual dipasar AS sebesar US$ 100.

Namun, Harus diakui bahwa, membuat merek sendiri mulai dari nol, bukanlah perkara mudah. Apalagi kalau saat menjadi original Equipment Manufacturer (OEM) tidak memiliki akses bagus ke pasar global. kalau memang tidak punya akses bagus ke pasar global, harus konsentrasi dulu ke pasar domestik. tapi, inipun jangan sampai dianggap sebagai kompensasi karena kalah bersaing di pasar global. Namun mesti digunakan untuk menjadi pemain yang diperhitungkan dipasar domestik. Tentu dengan merk sendiri. Bila hal ini tercapai, menjual merk sendiri ke pasar global boleh jadi akan lebih mudah. paling tidak, dipasar pasar negara nonblok, dimana Indonesia masih di hormati. ( disarikan dari “Hermawan On Marketing”)

Lalu apa relevansinya tip itu terhadap usaha yang skalanya lebih kecil lagi? bagaimana tip tersebut diterapkan pada UKM?

Salah satu kelemahan pebisnis kecil adalah jarang sekali memikirkan visi akan pentingnya equitas merk, untuk kemudian melakukan ekspansi bisnis ke luar wilayah. Pebisnis UKM, misalnya juga mengalami kesulitan manakala dihadapkan pada persoalan memilih karyawan atau mitra yang kredibel untuk melakukan ekspansi bisnis ke luar wilayah. Bukan karena SDM nya yang tidak ada, akan tetapi ketika equitas merk kita rendah, maka SDM yang kredibel juga sulit kita dapatkan.

Oleh karena itu membangun equitas merk yang kuat di wilayah lokal mutlak dilakukan. Sebagai modal utama, tentu saja produk kita harus : murah, kualitas bagus dan tidak ketinggalan jaman. Lalu didukung promosi yang cukup dan berkelanjutan untuk meningkatkan awareness konsumen akan merk kita. Jika penguasaan pasar pada lokal wilayah tertentu sudah cukup baik maka tentu akan lebih mudah untuk melakukan ekspansi ke wilayah wilayah yang lain. Bagaimana menurut anda?

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: