Lumayan tersentak,,,tak percaya?,,,mungkin?,,,ada benarnya?,,,gak taulah emang faktanya banyak,,,,apa toh?
Beberapa hari yang lalu ada temen menulis kita sebaiknya dalam suatu hal kadang harus berlebih lebihan agar mendapatkan sesuatu yang fantastik-diluar dugaan-dahsyaat,,? maksudnya,,,
yah misalnya saja…
ada banyak tokoh yang emang gila dalam mencintai musik,,akhirnya menghasilkan garapan musik yang ,,,wowww,,,kreatif-fantastis,
juga yang berkutata dengan olahraga tertentu, menyukainya dengan berlebih lebihan,,,lahirlah ,,jawara olah raga, kayak bintang bintang sepak bola misalnya,,,
pelukis yang harei harinya terus melukis dan melukis-berlebihan belajar, muncullah orang macam afandi, leonardo da vinci,,,and so on…and so on,,,,
Padahal hingga , hingga saat ini, ada faktanya, …bahwa berlebihan is good- pun , saya tetap percaya :
” sebaik baik tindakan adalah yang sedang sedang saja ( tengah-tengah)”, …nah loh,,,, ![]()
Biarlah nanti diperjalanan waktu yang membantahnya thesis diatas….
gimana kalo anda??

Sebuah terobosan baru, dibuat pak SBY menyangkut cara cara pemilihan calon wakilnya. Bagi kebanyakan partai, cawapres diambil dari salah satu partai peserta koalisi, tapi pak SBY malah mencari figur non partai, tentu saja ini mengundang spekulasi analisis. 
